Salah satu hal penting dari perjalanan satu tahun ini adalah perubahan yang dimulai dari guru. Para pendidik mendapatkan pelatihan, kemudian pendampingan, lalu menerjemahkan pengalaman tersebut ke dalam pembelajaran.
Dari proses tersebut lahirlah siswa yang berani mencoba. Hal ini sejalan dengan tujuan kegiatan STEAM Qur’ani Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya yang menempatkan pembelajaran berbasis proyek sebagai sarana untuk mendorong kemandirian, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, serta pembentukan generasi inovatif dan berkarakter Qur’ani.
Dengan demikian, keberhasilan program STEAM tidak hanya dapat dilihat dari banyaknya produk yang dipamerkan. Ukuran keberhasilan yang lebih penting adalah perubahan cara siswa berpikir dan belajar.
Langkah Baru Menuju Pendidikan Masa Depan
Penyerahan sertifikat Sekolah STEAM pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum yang tepat untuk melihat kembali perjalanan tersebut.
Dari MoU pada Juni 2025, pelatihan guru selama tiga hari, pendampingan intensif selama berbulan-bulan, hingga lahirnya berbagai proyek siswa dan terselenggaranya Festival STEAM Qur’ani.
Semuanya menjadi bagian dari sebuah perjalanan. Dan perjalanan itu belum selesai.
Predikat Emerging bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah pijakan untuk terus berkembang menuju penerapan STEAM yang semakin matang.
Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya ingin memastikan bahwa anak-anak yang belajar di dalamnya tidak hanya siap menghadapi dunia hari ini, tetapi juga memiliki bekal untuk menghadapi dunia yang akan mereka temui di masa depan.
Dunia yang semakin digital. Dunia membutuhkan kreativitas. Semesta membutuhkan kemampuan berpikir kritis. Kita membutuhkan manusia yang mampu bekerja sama dan menciptakan solusi.
Namun di atas semuanya, dunia tetap membutuhkan manusia yang memiliki karakter, akhlak, dan nilai yang kuat.
Al-Irsyad Surabaya Menggabungkan Kompetensi Masa Depan dan Karakter Qur’ani
Bagi para orang tua, pendidikan anak pada akhirnya bukan hanya tentang memilih sekolah yang memiliki fasilitas atau prestasi.
Yang lebih penting adalah menemukan lingkungan pendidikan yang mampu membantu anak berkembang sesuai potensinya, mempersiapkan mereka menghadapi perubahan zaman, sekaligus menjaga nilai dan karakter yang menjadi bekal sepanjang kehidupan.
Perjalanan Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya sebagai Sekolah STEAM level Emerging menunjukkan salah satu arah pengembangan pendidikan tersebut.
Sains dan teknologi diberikan ruang. Kreativitas dikembangkan. Kemampuan berpikir kritis dilatih. Proyek nyata dihadirkan.
Namun semuanya tetap ditempatkan dalam lingkungan pendidikan yang membawa semangat Qur’ani dan pembentukan karakter.
Karena bagi YPAS, anak yang hebat bukan hanya anak yang mampu membuat teknologi. Anak yang hebat adalah anak yang mampu menggunakan ilmu dan teknologi untuk menghasilkan sesuatu yang baik, bermanfaat, dan bertanggung jawab.
Selamat atas Pencapaian STEAM Al Isryad Surabaya
Penyerahan Sertifikat Sekolah STEAM ini menjadi apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat: pimpinan yayasan, kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, serta mitra pendidikan yang telah mendampingi proses pengembangan STEAM di YPAS.
Semoga pencapaian sebagai Sekolah STEAM level Emerging menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang.
Dari satu proyek, lahir ide.
Dari satu ide, lahir keberanian.
Dari keberanian, lahir inovasi.
Dan dari inovasi yang berlandaskan ilmu serta akhlak, semoga lahir generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Al Irsyad Surabaya Terus Melangkah
Membangun pendidikan yang relevan dengan masa depan, tanpa kehilangan akar nilai Qur’ani. Di usia lembaga yang sudah serratus tahun, Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya menatap zaman dengan memperkuat keterampilan dan kemampuan.
Karena mempersiapkan masa depan anak bukan hanya tentang membuat mereka siap menghadapi perubahan zaman, tetapi juga memastikan mereka memiliki nilai untuk menentukan arah perubahan tersebut.
Liputan : Yuda Wijaya
Editor: Oki Aryono