Dunia kampus memang menantang. Banyak hal berbeda dengan pendidikan menengah dan dasar. Perguruan tinggi memberi tantangan belajar yang lebih mendalam dan luas cakupannya.

Dunia kampus tidak terikat dengan aturan harian seperti seragam sekolah maupun bel masuk sekolah. Namun banyak tanggung jawab belajar yang cukup menantang seperti tugas luar kampus, penelitian di laboratorium dan observasi lapangan seperti KKN dan magang.
Oleh karena itulah, SMA Al-Irsyad Surabaya punya program Road to Campus (RTC) demi memotivasi semangat belajar siswa.
Agar Tak Ada Lagi Istilah Salah Jurusan
Kali ini, rombongan melakukan kunjungan ke Universitas Diponegoro (UNDIP), Unversitas Negeri Semarang (UNNES) dan studi banding ke SMA Hidayatullah Semarang.
RTC dan Studi Banding adalah kegiatan rutin setiap tahun yang dilakukan oleh SMA Al-Irsyad Surabaya dengan tujuan untuk menumbuhkan minat memasuki pendidikan tinggi yang kompeten dan memperluas jejaring dan wawasan sosial membangun relasi baru juga melatih kepercayaan diri.

Melalui kunjungan ke kampus, siswa SMA mulai memetakan kelak mau mengambil program studi yang benar-benar sesuai bakatnya. Supaya tak ada lagi salah jurusan sehingga tidak bisa optimal ketika masuk dunia kerja. Riset yang dilakukan oleh Indonesia Career Center Network (ICCN) menunjukkan angka yang sangat tinggi, yaitu 87% mahasiswa Indonesia mengaku bahwa jurusan kuliah yang mereka ambil tidak sesuai dengan minatnya. Data ini juga didukung oleh temuan bahwa sekitar 71,7% pekerja memiliki profesi yang melenceng atau tidak selaras dengan latar belakang pendidikannya. ( lsumber: https://www.jpnn.com/news/hasil-survei-87-persen-mahasiswa-pilih-jurusan-tidak-sesuai-minat#goog_rewarded ).
RTC dan Studi Banding ini dilaksanakan 16-19 September 2026 dengan peserta kelas X, XI, XII SMA Al-Irsyad Surabaya.
Perjalanan dimulai pada 16 September malam, kemudian esok paginya kami diterima di UNNES Semarang sampai menjelang dhuhur dan kami lanjutkan perjalanan menuju UNDIP. Setelah shalat Dhuhur rombongan memulai kegiatan di UNDIP sampai sore hari.

Juga Studi Banding Ke SMA Hidayatullah Semarang
Setelah kegiatan di UNDIP, 130 murid SMA Al Irsyad dan 26 guru berisirahat di Villa. Keesokan harinya, rombongan bersilaturahim ke SMA Hidayatullah Semarang, salah satu sekolah Islam terbaik yang ada di Semarang.
Selepas dari SMA Hidayatullah rombongan mengunjungi wisata Lawang Sewu untuk Study Tour dengan jadwal siswa dan siswi berbeda.
Semoga kunjungan ini menumbuhkan motivasi murid, terutama di kelas XII yang sebentar lagi akan memilih perguruan tinggi. Pihak UNNES memberi kesan di unggahan di Instagram resmi sebagai berikut.
##
Kunjungan edukatif ini menjadi momen bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia perguruan tinggi, lingkungan akademik, serta berbagai informasi seputar kehidupan kampus.
Melalui pengalaman langsung di kampus, para siswa diharapkan semakin memiliki wawasan dan motivasi untuk mempersiapkan langkah pendidikan mereka setelah menyelesaikan jenjang SMA.
Terima kasih SMA Al-Irsyad Surabaya atas kunjungannya ke UNNES!
info SPMB SMA Al-Irsyad : 0851-1776-2847
Liputan: Afwun ( guru SMA Al-Irsyad)
Editor: Oki Aryono