Jika lintasan hati dalam kebaikan sudah menjelma jadi niat dan tekad, maka kita memulainya menjadi perbuatan. Namun jika niat suatu keburukan/kejahatan, harus diabaikan. Agar tidak menjadi tindakan.
Bagaimana Islam menjelaskan situasi kejiwaan manusia sejak dari pikiran hingga perbuatan. Di bagian sebelumnya kita masih membahas tahap pra-tindakan. Di bagian kedua ini pada aspek perbuatan hingga menjadi refleks.
- Perbuatan
Meskipun manusia diberi dua jalan (baik-buruk), namun pada hakikatnya Allah menginginkan kebaikan bagi hambaNya dan menyukai manusia yang berbuat kebajikan.
“…Berbuat baiklah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al Baqarah 195).
Rasulullah Muhammad saw menjelaskan tentang perbuatan manusia, “Sesungguhnya Allah menulis kebaikan-kebaikan dan keburukan-keburukan kemudian menjelaskannya. Siapa saja yang berniat melakukan kebaikan lalu tidak mengerjakannya, maka Allah menulis itu di sisiNya sebagai suatu kebaikan yang sempurna.”
“Dan jika ia berniat mengerjakan kebaikan dan mengerjakannya, maka Allah menulis itu di sisiNya sebagai sepuluh kebaikan hingga 700 lipat, hingga pelipatan yang banyak.”
“Jika seorang hamba berniat melakukan keburukan lalu tidak jadi melakukan, maka Allah menulis itu di sisiNya sebagai satu kebaikan yang sempurna. Dan jika ia berniat melakukan keburukan lalu melakukannya, maka Allah menulis itu sebagai satu keburukan.” (HR. Bukhari Muslim).
- Kebiasaan dan karakter
Menurut Ibnul Qayyim kita bisa menelusuri alur munculnya sebuah kemaksiatan dari urut-urutan berikut.
- Bermula dari lintasan pikiran atau lintasan hati
Jika tidak kita kendalikan atau jika lintasan-lintasan pikiran yang buruk kita biarkan atau justru kita pupuk maka ia akan menguat menjadi keinginan.
Keinginan buruk yang tidak kita patahkan bisa menguat menjadi azam (tekad, kemauan kuat).
- Tekad yang terus terpupuk akan memunculkan perbuatan
- Dan pada puncaknya perbuatan yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi kebiasaan.
Ibnul Qayyim menyatakan mengubah karakter lebih sulit daripada mengubah perbuatan awal, perbuatan lebih sulit diubah dibanding tekad.
Sehingga titik awal perubahan adalah pada pengendalian lintasan pikiran. Beginilah basis psikologis sebuah kemaksiatan muncul.
Skema ini juga bisa diberlakukan pada konteks memupuk kebiasaan baik atau mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik.
Allah Menyukai Amal Rutin Meskipun Sedikit/Kecil
Dan Allah sangat menyukai kebaikan yang rutin diamalkan meskipun kecil/sedikit. Misalnya membaca satu dua halaman Al-Quran selepas subuh dan/atau selepas magrib.
Jika dalam beberapa bulan bisa konsisten, kiranya kita bisa menambah satu halaman lagi dalam tiga atau empat bulan berikut. Begitu seterusnya.
Karena kalau langsung banyak, bisa jadi hari berikutnya jadi capek atau malah jadi bosan lalu berhenti sama sekali. Itu yang tidak kita inginkan.
Nabi saw mengingatkan, “Wahai manusia, lakukanlah amalan sesuai dengan kemampuan kalian. Karena Allah tidaklah bosan sampai kalian sendiri merasa bosan…” (HR. Muslim).
Intinya, tidak langsung banyak. Mulai sedikit demi sedikit asalkan istiqomah (tiada putus). Keberlanjutan suatu amal kebaikan sangat penting karena itu menunjukkan konsistensi, niat dan kesabaran.
- Refleks
Jika menjadi refleks, maka kita melakukannya tanpa lagi berpikir lagi. Dilakukan secara refleks tanpa sadar. Seperti orang yang biasa zikrullah, maka ketika kaget lisannya spontan berucap kata-kata zikir. Juga membuang sampah terdekat ke keranjang/bak sekecil apapun itu.
Dalam konteks kebersihan lingkungan, sekolah dalam naungan Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya (YPAS) telah melalui pembiasaan baik yang panjang.
Pada 2016 lalu meraih predikat nasional peringkat II Lingkungan Sehat Terbaik. Unggul di antara ribuan sekolah seluruh Indonesia. Ditambah gelar Sekolah Percontohan Nasional untuk Lingkungan Sehat pada 2017.
Al-Irsyad Sudah Tertanam Kebiasaan Baik
Budaya bersih dan rapi ini terus dijaga. Sehingga meraih penghargaan sebagai Sekolah Adi Wiyata Mandiri 2021 dari Kementerian Pendidikan & Kementerian Lingkungan Hidup-Kehutanan.
Jika Anda mencari rekomendasi sekolah dengan disiplin dan kebiasaan baik, kiranya bisa menghubungi jenjang sekolah YPAS sebagai berikut:
PG-TK : +62 858-7914-8220
SD : +62 822-8668-6675
SMP : 031 – 3293657
SMA : +62 851-1776-2847
SMK : +62 821-2352-3546
baca bagian 1 : Yuk Mulai Hal Baik dan Menjadikannya Kebiasaan