Berubah Sebelum Mengubah | Refleksi bagi Para Pemangku Perubahan dalam Lembaga Pendidikan Islam
Karakter guru dan para pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan tidak cukup hanya diukur dari keterampilan manajerial, kemampuan mengajar, atau kecakapan dalam menyusun program.
Lebih dari itu, mereka harus menjadi pribadi yang kuat dalam menjalankan ajaran Islam baik dalam aspek ibadah maupun moral sehingga menjadi teladan dalam kebaikan.
Adab Sebagai Guru Jadi Prioritas Utama
Para ulama, seperti Imam Nawawi dan Ibnu Jama’ah, cenderung mendahulukan pembahasan tentang adab dan karakter moral pendidik sebelum membahas adab peserta didik.
Hal ini menunjukkan bahwa dalam tradisi pendidikan Islam, pembinaan adab pendidik menjadi prasyarat penting bagi keberhasilan pendidikan adab peserta didik.
Sebab, pendidikan bukan hanya tentang mentransfer ilmu, tetapi tentang membentuk manusia yang beradab.
Sedangkan manusia tidak dibentuk semata-mata oleh kata-kata, melainkan oleh teladan yang hidup di hadapannya.
Ada nasihat bagi kita (para agen perubahan) dari Abul Aswad Ad Duali yang dirangkai dalam sebuah syair:
يَا أَيُّهَا الرَّجُلُ الْمُعَلِّمُ غَيْرَهُ
هَلَّا لِنَفْسِكَ كَانَ ذَا التَّعْلِيمُ
Wahai orang yang mengajari orang lain,
mengapa tidak engkau tujukan pengajaran itu terlebih dahulu kepada dirimu sendiri?
تَصِفُ الدَّوَاءَ لِذِي السِّقَامِ وَذِي الضَّنَى
كَيْمَا يَصِحَّ بِهِ وَأَنْتَ سَقِيمُ
Engkau menjelaskan obat kepada orang yang sakit dan lemah,
agar ia sembuh dengannya, padahal engkau sendiri masih sakit.
ابْدَأْ بِنَفْسِكَ فَانْهَهَا عَنْ غَيِّهَا
فَإِذَا انْتَهَتْ عَنْهُ فَأَنْتَ حَكِيمُ
Mulailah dari dirimu sendiri; cegahlah ia dari kesesatannya.
Jika ia telah berhenti darinya, maka engkaulah orang yang bijak.
فَهُنَاكَ تُعْذَرُ إِنْ وَعَظْتَ وَيُقْتَدَى
بِالْقَوْلِ مِنْكَ وَيَحْصُلُ التَّسْلِيمُ
Pada saat itulah engkau pantas didengar ketika memberi nasihat,
perkataanmu akan dijadikan teladan, dan orang-orang pun akan menerimanya.
لَا تَنْهَ عَنْ خُلُقٍ وَتَأْتِيَ مِثْلَهُ
عَارٌ عَلَيْكَ إِذَا فَعَلْتَ عَظِيمُ
Janganlah engkau melarang suatu perangai, sementara engkau sendiri melakukan hal yang sama.
Sungguh besar aib bagimu jika engkau melakukannya.
##
Mari kita para penggerak perubahan berbenah diri dan berubah menjadi pribadi yang layak untuk ditiru serta menjadi teladan sebelum mengubah orang lain. sebagaimana yang diajarkan dalam doa
Ya Allah …. jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
(Abu Muhammad, 18 Dzulqa’dah, 1447 H)
Penulis: Isa Saleh Kuddeh, Wakil Direktur YPAS
Editor: Oki Aryono