Dari Kepedulian Menjadi Kebiasaan: Keluarga Besar YPAS Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Dari Kepedulian Menjadi Kebiasaan: Keluarga Besar YPAS Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Rp26.965.600 Terkumpul dari Siswa, Wali Murid, Guru, dan Karyawan YPAS

Surabaya, 16 September 2026 — Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan oleh keluarga besar Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya (YPAS). Bertempat di lobi YPAS, pada Rabu, 16 September 2026, YPAS secara resmi menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan yang terkumpul merupakan hasil kepedulian dan partisipasi bersama dari siswa, wali murid, guru, serta karyawan YPAS. Seluruh bantuan kemudian diserahkan kepada Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF), lembaga yang telah lama bergerak dalam bidang sosial dan kemanusiaan.

Total bantuan yang berhasil dihimpun mencapai Rp26.965.600,-.

Nilai tersebut bukan sekadar angka. Di dalamnya terdapat kepedulian dari banyak keluarga, keikhlasan dari para siswa, dukungan para orang tua, serta keteladanan guru dan karyawan yang bersama-sama menunjukkan bahwa pendidikan tidak berhenti di dalam ruang kelas.


Ketika Pendidikan Mengajarkan Arti Kepedulian

Bagi YPAS, kegiatan kemanusiaan seperti ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar penggalangan dan penyaluran bantuan.

Ada sebuah nilai pendidikan yang ingin ditanamkan: kepedulian kepada sesama harus tumbuh menjadi karakter, bukan hanya muncul ketika terjadi bencana.

Seorang anak mungkin dapat belajar tentang gempa bumi melalui buku pelajaran.

Mereka dapat mempelajari bagaimana gempa terjadi melalui ilmu pengetahuan.

Namun ada pelajaran lain yang tidak cukup hanya dibaca dari buku—yaitu bagaimana merasakan kesulitan orang lain dan tergerak untuk membantu.

Ketika seorang siswa menyisihkan sebagian yang dimilikinya untuk diberikan kepada orang lain yang sedang membutuhkan, pada saat itulah pendidikan mengambil bentuk yang nyata.

Anak belajar tentang empati.

Anak belajar tentang berbagi.

Anak belajar bahwa kehidupan tidak hanya berbicara tentang dirinya sendiri.

Dan yang paling penting, anak belajar bahwa ilmu dan kemampuan yang dimilikinya kelak diharapkan dapat memberikan manfaat bagi orang lain.


Bantuan yang Dikumpulkan Bersama

Program bantuan kemanusiaan ini melibatkan seluruh unsur keluarga besar YPAS.

Siswa menjadi bagian penting dalam gerakan kepedulian ini. Mereka belajar bahwa bantuan tidak harus selalu berjumlah besar untuk menjadi berarti. Sebuah pemberian yang dilakukan dengan keikhlasan memiliki nilai yang jauh lebih besar ketika diberikan kepada mereka yang sedang membutuhkan.

Wali murid juga mengambil peran penting melalui dukungan dan partisipasi keluarga. Dukungan orang tua menjadi bagian dari proses pendidikan karakter karena nilai kepedulian yang ditanamkan di sekolah akan semakin kuat ketika mendapatkan teladan dan pembiasaan di rumah.

Sementara itu, guru dan karyawan YPAS turut memberikan dukungan sebagai bagian dari keteladanan kepada peserta didik.

Dengan demikian, kegiatan ini tidak berjalan sebagai program sekolah semata.

Ia menjadi gerakan bersama.

Siswa belajar dari guru.

Guru memberikan contoh.

Orang tua memberikan dukungan.

Dan seluruh keluarga besar YPAS bersama-sama mengajarkan satu nilai sederhana: ketika ada saudara kita yang membutuhkan, kita tidak tinggal diam.


Perwakilan Siswa dari Semua Jenjang Turut Hadir

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dengan melibatkan perwakilan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di YPAS, mulai dari:

  • PG-TK
  • SD
  • SMP
  • SMA
  • SMK

Kehadiran perwakilan siswa dari seluruh jenjang memberikan pesan yang kuat bahwa budaya kepedulian dibangun sejak usia dini dan diharapkan terus berkembang seiring perjalanan pendidikan seorang anak.

Bagi siswa PG-TK, mungkin makna berbagi diperkenalkan melalui bahasa yang sederhana.

Bagi siswa SD, kepedulian mulai dibangun melalui pengalaman nyata.

Di jenjang SMP dan SMA, siswa dapat diajak memahami persoalan sosial secara lebih luas.

Sementara siswa SMK dipersiapkan untuk memasuki kehidupan masyarakat dan dunia profesional dengan tetap membawa nilai kemanusiaan dan kepedulian.

Semuanya berada dalam satu garis pendidikan yang sama: menjadi manusia yang memiliki ilmu sekaligus memiliki hati.

Keterangan foto: Perwakilan siswa dari berbagai jenjang YPAS menunjukkan kebersamaan dalam aksi kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana di NTT.


Direktur YPAS Hadir dalam Penyerahan Bantuan

Dalam kegiatan tersebut, Direktur YPAS turut hadir bersama para perwakilan siswa.

Kehadiran pimpinan dalam kegiatan kemanusiaan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pembiasaan karakter kepedulian di lingkungan sekolah.

Pendidikan karakter akan menjadi lebih bermakna ketika siswa dapat melihat langsung contoh dari orang-orang di sekitarnya.

Nilai kepedulian tidak cukup disampaikan melalui slogan.

Ia perlu dilakukan.

Ia perlu dicontohkan.

Ia perlu dibiasakan.

Dan kemudian, diharapkan menjadi bagian dari kepribadian siswa.

Melalui kegiatan seperti ini, siswa mendapatkan pengalaman bahwa sekolah bukan hanya tempat untuk mendapatkan pengetahuan, tetapi juga tempat untuk belajar menjadi manusia yang mampu hidup bersama orang lain dan memberikan manfaat bagi lingkungan.


YDSF Menjadi Mitra Penyaluran Bantuan

Bantuan yang berhasil dikumpulkan kemudian diserahkan kepada YDSF untuk membantu proses penyaluran kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Pemilihan lembaga penyalur menjadi bagian penting dalam kegiatan kemanusiaan. Bantuan yang dikumpulkan oleh keluarga besar YPAS diharapkan dapat diteruskan kepada pihak yang membutuhkan melalui lembaga yang memiliki pengalaman dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Dalam kegiatan penyerahan tersebut, bantuan diterima oleh perwakilan YDSF, yaitu Ustadz [nama penerima].

Dengan adanya penyaluran melalui lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan, keluarga besar YPAS berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit setelah bencana.

Catatan redaksi: nama penerima dari YDSF belum disebutkan dalam bahan kegiatan yang diberikan. Bagian tersebut dapat dilengkapi sebelum artikel dipublikasikan.


Rp26.965.600: Angka yang Menyimpan Banyak Cerita

Total bantuan yang berhasil dihimpun mencapai:

Rp26.965.600,-

Bagi sebuah program sosial, angka tersebut tentu memiliki arti penting. Namun bagi YPAS, makna yang lebih besar justru berada di balik angka tersebut.

Ada siswa yang belajar menyisihkan sesuatu yang dimilikinya.

Ada orang tua yang mengajarkan anaknya untuk berbagi.

Ada guru yang ikut memberikan contoh.

Ada karyawan yang turut mendukung.

Dan ada satu tujuan yang menyatukan semuanya: membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.

Karena kepedulian memang tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar.

Kadang-kadang ia dimulai dari pertanyaan sederhana seorang anak:

“Kalau mereka sedang kesulitan, apa yang bisa kita lakukan?”

Dari pertanyaan sederhana itulah karakter dapat tumbuh.


Dari Program Menjadi Kebiasaan

Salah satu harapan utama YPAS melalui program ini adalah agar kepedulian tidak berhenti pada satu kegiatan.

YPAS ingin agar pengalaman berbagi tersebut menjadi kebiasaan yang tumbuh dalam diri siswa.

Sebab karakter tidak terbentuk hanya melalui satu kali kegiatan.

Karakter terbentuk melalui pengulangan.

Hari ini anak belajar membantu korban bencana.

Besok ia belajar membantu teman yang kesulitan.

Di kemudian hari, ia belajar menghargai orang lain.

Ketika dewasa, ia diharapkan menjadi pribadi yang peka terhadap persoalan masyarakat.

Inilah proses pendidikan karakter yang sesungguhnya.

Sekolah memberikan pengalaman.

Keluarga memberikan teladan.

Lingkungan memperkuat kebiasaan.

Dan pada akhirnya, nilai tersebut diharapkan menjadi bagian dari kepribadian anak.


Selaras dengan Pendidikan Holistik Qur’ani

Program kemanusiaan ini juga sejalan dengan semangat YPAS sebagai sekolah Islam modern dengan pendidikan holistik Qur’ani.

Pendidikan holistik memandang anak sebagai pribadi yang perlu berkembang secara menyeluruh.

Bukan hanya kemampuan akademiknya.

Bukan hanya keterampilan teknologinya.

Tetapi juga karakter, akhlak, kepedulian sosial, kemampuan berinteraksi, serta kesadaran bahwa dirinya merupakan bagian dari masyarakat.

Dalam konteks pendidikan Qur’ani, ilmu dan amal memiliki hubungan yang erat.

Pengetahuan yang dimiliki seorang anak diharapkan dapat membentuk perilaku yang baik.

Kecerdasan diharapkan berjalan bersama akhlak.

Keberhasilan diharapkan berjalan bersama kepedulian.

Dan kemampuan yang dimiliki diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sesama.

Karena itu, kegiatan kemanusiaan menjadi bagian penting dari pengalaman pendidikan siswa YPAS.


Mengajarkan Anak bahwa Dunia Tidak Hanya Tentang Dirinya

Anak-anak tumbuh di dunia yang semakin individualistis dan sangat dekat dengan teknologi.

Mereka memiliki akses terhadap berbagai informasi hanya melalui layar.

Namun semakin mudah seseorang mendapatkan informasi, semakin penting pula kemampuan untuk memahami manusia di balik informasi tersebut.

Ketika siswa mengetahui bahwa ada masyarakat yang kehilangan rasa aman akibat bencana, mereka tidak hanya diajak mengetahui peristiwanya.

Mereka diajak merasakan bahwa ada sesama manusia yang membutuhkan bantuan.

Dari sinilah empati tumbuh.

Anak belajar bahwa kebahagiaan bukan hanya tentang mendapatkan sesuatu.

Ada kebahagiaan lain ketika mampu memberikan sesuatu kepada orang lain.

Ada kepuasan ketika bantuan yang diberikan dapat meringankan beban seseorang.

Dan ada nilai kehidupan yang jauh lebih besar ketika seseorang tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat.


Wali Murid, Mitra Penting dalam Pendidikan Karakter

Bagi para wali murid YPAS, kegiatan seperti ini juga menjadi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan karakter dari sekolah ke rumah.

Apa yang dimulai di sekolah dapat dilanjutkan melalui kebiasaan sederhana di keluarga.

Mengajarkan anak berbagi.

Mengajak anak peduli kepada lingkungan.

Mendengarkan cerita tentang orang yang sedang mengalami kesulitan.

Mengajak anak terlibat dalam kegiatan sosial.

Hal-hal sederhana tersebut dapat memberikan pengaruh besar terhadap pembentukan karakter anak.

Karena pendidikan terbaik tidak berlangsung hanya ketika anak berada di sekolah.

Sekolah dan keluarga perlu berjalan bersama.

Ketika nilai yang diberikan sekolah sejalan dengan kebiasaan di rumah, anak akan mendapatkan lingkungan yang konsisten untuk tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kepedulian.


Terima Kasih untuk Keluarga Besar YPAS

YPAS menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh siswa, wali murid, guru, dan karyawan yang telah berpartisipasi dalam penggalangan bantuan kemanusiaan ini.

Setiap bentuk bantuan, berapa pun nilainya, merupakan bagian dari gerakan bersama.

Semoga bantuan yang telah dihimpun dan disalurkan melalui YDSF dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di NTT.

Lebih dari itu, semoga kegiatan ini meninggalkan sesuatu yang lebih penting di dalam diri para siswa: rasa peduli.

Rasa peduli yang tidak hanya muncul ketika ada bencana.

Rasa peduli yang tidak hanya hadir ketika ada program sekolah.

Tetapi rasa peduli yang tumbuh menjadi kebiasaan.


Karena Pendidikan Bukan Hanya Membentuk Anak yang Pintar

Pada akhirnya, pendidikan memiliki tujuan yang jauh lebih luas daripada sekadar membuat seorang anak memperoleh nilai yang tinggi.

Pendidikan adalah proses membentuk manusia.

Manusia yang memiliki ilmu.

Manusia yang memiliki keterampilan.

Manusia yang memiliki akhlak.

Dan manusia yang memiliki kepedulian.

Melalui penyerahan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di NTT ini, YPAS kembali menghadirkan pembelajaran yang tidak berlangsung di depan papan tulis.

Pembelajaran itu berlangsung melalui tindakan.

Siswa belajar bahwa ketika orang lain membutuhkan, kita dapat hadir.

Siswa belajar bahwa berbagi tidak membuat kita kehilangan.

Justru melalui berbagi, kita belajar menjadi manusia yang lebih peka.

Semoga langkah kecil keluarga besar YPAS pada 16 September 2026 ini menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas menghadapi masa depan, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap sesama.

YPAS — Sekolah Islam Modern dengan Pendidikan Holistik Qur’ani.

Menumbuhkan ilmu, menguatkan akhlak, dan membangun kepedulian sejak dini.

Share Article
Previous Membentuk Generasi Tanggap Darurat: SMK Al Irsyad Surabaya Bekali Keterampilan Gawat Darurat

Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya

https://jurnal.sumutprov.go.id/

https://journals.iarn.or.id/

Slot88

Toto 4D

Toto 4D

https://ijss.pierreonline.uk/

Toto 4D

https://kadinkalsel.org/tentang-kadin/

https://kadinkalsel.id/tentang-kadin/struktur-organisasi/

https://kadinprovjakarta.id/tentang-kadin/

Toto 4D

https://astragraphia.org/id/tentang-kami/dewan-komisaris/

https://globalmedia.journals.ac.za/

https://ejournal.staiat-tahdzib.ac.id/

https://octopusinstitute.org/ojs/

https://www.road-mode.co.uk/

slot88

toto slot

demo slot

toto slot

toto 4d

slot777

https://ojs.incomoza.md/

https://jmsys.org/

https://mirrago.com/

https://utimebilliards.com

https://jhswn.com

https://ijciet.com

https://ijbmla.com/

https://jurnal.pelitaumat.id

https://stanfordgroup.org

https://jsonsiunjani.com/

https://jurnal.yayasanyutapendidikancerdas.com/

situs 4d

slot88

zonatoto

https://clickmandi.com/

https://ijbmla.com/

https://jgmls.com/

https://dlhmedan.org

https://dlhsurabaya.info/

http://dlhbatam.info/

http://dlhsumaterabarat.info/

https://dlhjateng.org/

https://dlhjawabarat.org/

https://dlhpalembang.org

https://dlhmakassar.org/

https://jasaojs.com/

https://jurnalmahupiki.com/

fairtoto

https://dlhkalimantantimur.org

https://dlhpapua.org/

https://jihlss.com/

https://ampzona.store/

https://nomorjepe.com/

https://nomorjepe.com/

https://enasecakery.shop/

https://airvanm.online/