Menggali Akar Masalah Di Balik Pelanggaran

Menggali Akar Masalah Di Balik Pelanggaran

Ada siswa yang sering terlambat karena memang rumahnya jauh dan akses kendaraannya cukup sulit. Ada siswa yang punya gejala sakit tertentu sehingga sulit bangun pagi lebih awal.

Ada juga yang karena tradisi dalam keluarganya, selepas shalat subuh tidur lagi.

Atau ada walimurid yang memang tidak mementingkan pendidikan anak didik.

Misalnya dia tinggal dengan kakek atau nenek yang sangat sepuh sehingga tidak begitu peduli dengan kedisiplinan cucunya.

Mungkin saja ayah ibunya menjadi pekerja di luar negeri sehingga anaknya diasuh kakek neneknya di Indonesia. 

Ada pula siswa yang merasa ayah ibunya sibuk bekerja sehingga dia ‘haus’ akan perhatian. Dengan terlambat sekolah, dia mengira gurunya akan lebih memperhatikannya. Ayah ibunya pasti akan dipanggil ke sekolah sehingga kemudian dia kembali mendapat perhatian dari kedua orangtuanya. 

Agar Tidak Salah Memberi Terapi Pada Tiap Pelanggaran

Atau ada siswa yang merasa tidak nyaman di kelas atau di sekolah sehingga dia tidak bersemangat ke sekolah dan sering terlambat hadir.

Mungkin dia sedang berkonflik dengan rekannya atau dengan salah satu gurunya. Bisa juga dia jadi korban bullying/perundungan di sekolah.

Ada juga siswa yang sering menyaksikan pertengkaran orangtuanya, sehingga dia tidak lagi memiliki semangat untuk ke sekolah. Akhirnya dia memilih untuk tengelam dalam dunia maya, atau melampiaskannya dengan bergaul di dunia nyata dengan teman-temannya yang memberikan kebebasan penuh dalam segala hal.

Begitu banyak kemungkinan-kemungkinan yang akan kita temukan ketika kita melakukan pendekatan-pendekatan tersebut. sehingga perlu pendalaman dan penuntasan yang mendalam dan bersinergi dengan segenap pihak yang berkaitan dan pihak yang berkompeten.

Mengapa Sekolah Harus Nyaman & Menyenangkan?

Kita perlu bersepakat, bahwa harusnya sekolah adalah rumah kedua bagi guru dan siswa. Harus nyaman dan menyenangkan.

Minimal, jika belum bisa menghadirkan kedua rasa tersebut (nyaman dan menyenangkan), maka hendaknya sekolah mampu menjadi tumpuan harapan bagi siswa dan wali murid untuk tercapainya masa depan yang lebih baik.

Jika harapan semacam ini masih ada, meski di sekolah siswa tidak merasa nyaman dan menyenangkan, maka dia akan tetap mencoba untuk bertahan, demi keyakinan akan adanya manfaat yang dia dapat dengan bersekolah, yakni kesempatan untuk mengubah  nasib menjadi lebih baik.

Mengapa harus menyenangkan? Karena, otak manusia bisa terstimulus secara negatif maupun positif.

Otak yang terstimulus emosi negatif akan mengeluarkan ‘racun’ kortisol dan adrenalin, mengaktifkan batang otak, ‘racun’ bagi otak, lalu membunuh sel-sel otak memori.   

Hormon Cinta, Apa Itu Dan Apa Manfaatnya Bagi Anak?

Sebaliknya, ketika otak mendapat stimulus positif, maka dia akan memicu tonik endorphin, serotonin, dan dopamine yang berguna untuk memperkaya pertumbuhan neokorteks. Sehingga kita jadi lebih gembira.

Hal itu sering disebut sebagai hormon cinta (dikutip dari buku Anakku TitipanMu, Penerbit Rumanos, hlm. 56-60, tahun 2024, penulis Bekti Prastyani Konsultan Sekolah Ramah Anak).

Albert Einstein pernah menyatakan: “Kejeniusan dilahirkan dari kegembiraan, rasa senang dan rasa bahagia.”

Sekolah Kita Ini Diakui Sebagai Tempat yang Nyaman

Kita patut bersyukur bahwa Sekolah di Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya terkategori sekolah yang nyaman.

Sejak 2016, SD Al Irsyad terpilih sebagai juara II nasional Lingkungan Sehat Terbaik Se-Indonesia oleh Kemendiknas.

Prestasi ini makin kukuh pada 2021 lalu, terpilih sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri oleh Kementerian Pendidikan-Kebudayaan dan Kementerian Lingkungan Hidup-Kehutanan.

Semoga sekolah kita ini menjadi tempat yang menyenangkan bagi segenap siswa, guru dan tenaga kependidikan di dalamnya. Dan melahirkan generasi bangsa yang jenius dan berakhlak mulia.

Penulis: Oki Aryono

Editor: Fitriya Zulianik,M.A., Guru SMK Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya

baca kembali dari halaman 1 “bagaimana-menegakkan-disiplin-siswa-tanpa-bekas-trauma”

Previous Bagaimana Menegakkan Disiplin Siswa Tanpa Bekas Trauma?

Yayasan Perguruan Al-Irsyad Surabaya

https://culasiantique.gov.ph/

https://www.itlsanjose.edu.co/

https://iau.ae/

https://sjsu.seiyunu.edu.ye/

https://academia.edu.pk/

https://jmmc.mmc.edu.pk/

https://mmc.edu.pk/

https://admission.mmc.edu.pk/

https://ojs.alpa.uy/

hu.edu.ye

odma.od.ua

https://phrir.com/

https://wr-publishing.org/

https://ejournal.poltekbangsby.ac.id/

https://fsb.bau.edu.bd/

https://www.nano-ceramic.com/

Toto 4D

SLOT GACOR

Toto 4D

Toto 4D

toto 4d

Slot Gacor

Toto 4D

Angkasa17

Situsjitu

Simpatitogel

Simpatitogel

Simpatitogel

Simpatitogel

Toto 4D

Situsjitu

https://ijeim.in/

https://someow.com/

Simpatitogel

Situsjitu

Simpatitogel

Angkasa17

Angkasa17

Angkasa17

SimpatiTogel

Angkasa17